Pada pertemuan kedua kelas PIK, dosen saya pak Dwi Atmono kala itu tiba-tiba mulai menulis perintah-perintah yang sama sekali tidak kami pahami. Kira-kira beliau menulis seperti ini
Desimal : 12310 = 1 x 102 + 2 x 101 + 3 x 100
0,12310 = 1 x 10-1 + 2 x 10-2 + 3 x 10-3
Biner : 123 = 1111011
0,75 = 0,5 + 0,25 = 2-1 + 2-2 = 1 x 2-1 + 1 x 2-2 = 0,112
Kami memperhatikan sambil kasak-kusuk. 'Apaan sih itu?' banyak yang bertanya seperti itu. Kemudian pak Dwi menerangkan apa yang ditulis nya. Seakan-akan mendengar bahasa baru, hanya beberapa kata yang dapat masuk ke otak kami, yaitu biner, desimal, dan konversi.
Kuliah pun berlanjut, Pak Dwi menugaskan kami untuk mencari proses algoritma dalam konversi bilangan desimal ke biner. Dalam hati saya langsung 'Apa pula algoritma?'. Karena mungkin melihat semua bingung, Pak Dwi memberikan langkah-langkah awal nya. Tapi tetap saja tidak ada yang mengerti. Akhirnya digunakan cara pamungkas, tanya "Mbah Google". Hasilnya? Banyak jawaban bermunculan. Namun tetap tak ada yang dimengerti. Jderr!
Pak Dwi menyerah, akhirnya kita mendapatkan jawaban nya cuma-cuma. Berlanjut dengan algoritma konversi biner ke desimal. Teman-teman yang mulai paham memberanikan diri menjawab dengan membalik-balikkan jawaban sebelumnya. Berikut jawabannya.
Algoritma Konversi Desimal ke Biner
1. Mulai
2. Baca desimal
3. dsimal = div 2
4. sisa = mod 2
5. d = d x 10
6. biner = biner + sisa x d sebelum
7. Jika sisa = 0, pergi ke 9
8. Pergi ke 3
9. Cetak biner
10. Selesai
Algoritma Konversi Biner ke Desimal
1. Mulai, desimal = 0, d = 1
2. Baca biner
3. biner = biner div 10
4. sisa = biner mod 10
5. d = d x 2
6. desimal = sisa x d + desimal
7. Jika biner = 0, ke 9
8. Kembali ke 3
9. Cetak biner
10. Selesai
Namun setelah kuliah berakhir, kita masih bingung. Ini tadi untuk apa, kenapa langkah nya bisa begitu, dll. Penasaran juga? Tunggu penjelasan nya di post berikutnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar